Jenuh Pembelajaran Daring
Welcome to "Black Cat's Stories"
Apa kabarmu hari ini kawan?
..
Hari ini aku akan berbicara tentang burn out, itu loh kondisi yang menyebabkan seseorang merasa lelah baik secara fisik maupun mental. Nah, hal itu disebabkan oleh bekerja secara terus menerus tanpa rehat, ekspektasi yang tidak sesuai realita, atau stress berkepanjangan yang tidak segera di atasi.
Nah, akibatnya seseorang menjadi kesulitan untuk menyelesaikan suatu tugas, menjadi lebih emosional, tidak termotivasi, bahkan rentan terkena penyakit.
Siapa nih diantara kalian yang sering ga konsen dan hawanya ingin marah-marah? Mungkin kalian sedang mengalami fenomena burn out ini.
Kalau aku nih ya, sejak valentine hingga minggu pertama bulan maret, tiba-tiba kesehatanku naik turun kaya roler coaster. Terus, hawanya tuh pengen nge-galau di pojok kamar atau nonjok muka orang yang lewat.
Pokoknya labil banget deh. Terus, setelah 'dipaksa' istirahat aku jadi merenung tentang banyak hal, terutama kesalahan-kesalahan yang justru menyebabkan aku stress seperti ini.
Pertama, aku melupakan waktu makan. Kedua, kurang gerak dan kurang sinar matahari. Ketiga, aku tidak mengatur jadwal kapan aku istirahat dan berkuliah. Keempat, sering bergadang. Kelima, terlalu banyak screen time alias penggunaan gadget berlebihan.
Duh, ketahuan deh kalau aku tuh lupa ngurus diri, saking khawatirnya dengan nilai yang merosot semenjak pembelajaran daring, tugas yang banyaknya tidak kira-kira, serta minim interaksi. Membuatku pusing mengerjakan tugas yang tidak aku pahami dan kesepian.
Anyway, jika kalian mengalami kondisi yang sudah aku sebutkan di atas, ada sebuah tips yang manjur banget buatku, dan bisa kalian coba deh.
Point ini seringkali dilupakan ketika seseorang memiliki ambisi untuk mencapai sesuatu atau mengambil banyak kegiatan/tanggung jawab sekaligus, sebuah point yang sering kali dilupakan.. apakah itu?
Jeng..jeng..
Liburan.
"Loh, masa pandemi kan waktu luangnya banyak kok masih perlu liburan?"
Ckckck.. justru karena waktu luangnya banyak. Orang seringkali bablas dan lupa mengatur jadwalnya, alhasil mereka seringkali bekerja diluar kapasitas normal mereka.
Coba deh kamu pikir-pikir lagi waktu 24 jam yang kamu miliki itu dipake apa aja? Apakah kebutuhan dasar kamu seperti makan, minum, dan istirahat terpenuhi? Bagaimana dengan asupan sinar matahari, bersosialisasi, ataukah semuanya dihabiskan untuk beraktivitas di depan layar?
Makanya, aku ingetin lagi deh, meskipun di masa yang ga menentu kaya gini, jangan melupakan kebutuhan dasarmu alias jangan lupain hal-hal yang wajib. Dari 24/7 waktu yang kamu miliki, coba deh sisihin beberapa jam perhari untuk lepas dari gadgetmu dan semua pekerjaanmu.
Kalau kamu udah ada perasaan kaya sulit konsentrasi, jenuh, atau ga mood. Itu tandanya kamu harus melakukan penyegaran dulu.
Misalnya nih, di waktu yang disisihkan tadi itu dipakai untuk rehat sejenak. Dengan jalan-jalan sebentar melihat yang indah-indah, melakukan peregangan, tidur, meditasi, atau cukup bernapas aja.
Pokoknya keluar dari hal rutin yang sering kali kamu lakukan. Bahkan lebih baik lagi, kalau aktivitas yang kamu pilih itu, bisa membuatmu lebih ekspresif dan dapat tertawa lepas. Sebuah aktivitas yang bisa membuatmu merasa jadi dirimu sendiri.
Kalau kamu sukanya aktivitas yang menenangkan, ya silahkan. Kalau kamu sukanya aktivitas yang rame, ya go for it.
Kalau aku pribadi, biasanya kalau udah capek banget dan ga termotivasi untuk melakukan apapun, biasanya suka rebahan di lantai. Ketika rebahan itu, aku berdialog sama diri sendiri gitu, terus kadang bablas sampai berfilsafat.
Pokoknya, hal terpenting itu menyeimbangkan antara tanggung jawab dan bersenang-senang. Kalau aku biasanya, dibuat jadwal gitu sih.. kaya jam 3 sore tuh waktunya aku buat bebas melakukan apa yang aku mau terlepas dari tugas-tugas perkuliahan. Ketika waktu itu tiba, aku bisa melakukan apapun yang aku mau tanpa perlu merasa bersalah.
Kalau aku mau rebahan doang, ya gamasalah, toh udah sesuai kesepakatan dengan diri aku untuk bersantai ria pada jam segitu. Jadi, setiap waktu rehat itu datang, aku sangat menikmati dan menghayati tiap detiknya gitu.
Cuma ya harus menetapi janji juga, kalau setelah waktu rehat itu habis ya, balik lagi ke tugas, biar nantinya ga males-malesan.
Nah, point plus kalau kamu bisa bikin aktivitas-aktivitas seperti pembelajaran daring-nya lebih menyenangkan. Gimana caranya? Itu akan aku bahas di postingan selanjutnya.
Udah sih, segitu aja soal burn out dan solusinya. Intinya, kamu jangan lupa untuk bersenang-senang sejenak, ok? Sesekali lepas dari tanggung jawab, layar gadget atau keharusan itu baik kok.
Soalnya kalau kamu sakit, siapa nanti yang bakal baca blog aku? Kalau kamu ga ada, nanti ruangan ini bakal kerasa sepi banget
Jangan lupa untuk jaga kesehatan ya,
See ya!
Komentar