Alasan Toxic Positivity Buruk Buat Kamu
Welcome to “Blackcat”s Stories”, How are you today?
Kali ini, aku akan membicarakan mengenai Toxic Positivity!
Toxic Positivity adalah kata-kata atau cara berpikir yang “positif” atau “optimis” secara berlebihan dengan mengesampingkan emosi lain yang relevan (marah,takut, sedih, dsb) atau tidak sesuai realita.
Toxic positivity itu menghakimi. Tidak realistis. Bahkan terkesan menyepelekan kondisi seseorang. Seakan hanya bermodalkan berpikiran positif semua masalah akan selesai.
Sebagai contoh, pernahkah kamu mendapatkan sebuah kalimat “positif” yang justru terasa sakit?
Memang benar, kita tidak bisa terus menerus terjebak dalam kegelapan, tapi memaksakan seseorang untuk menekan, melupakan, bahkan mengabaikan sesuatu yang tidak nyaman bagi orang lain, tidak akan memperbaiki keadaannya.
Pada beberapa kasus, toxic positivity akan membuat kondisi seseorang semakin memburuk akibat tertekan. Mereka mungkin akan mulai menyalahkan diri karena tidak merasa bahagia sebab:
Padahal, seluruh emosi itu memiliki perannya masing-masing dan sangat berguna untuk kelangsungan hidup kita sebagai manusia.
Menyanggah emosi yang dianggap tidak nyaman tidak akan membuatnya hilang, justru emosi-emosi tersebut akan menumpuk dan menjadi bom waktu.
Nah, seperti namanya, toxic positivity, akan menjadi racun yang perlahan-lahan “membunuh” dengan kedok hal-hal positif dan menjanjikan kebahagiaan.
Racun tersebut membuat seseorang merasa malu menjadi manusia yang memiliki perasaan, bahkan membuatnya merasa tidak berharga seakan nilai keberadaannya hanya sebatas suatu kondisi, yaitu:
Bahagia.
Padahal, berpura-pura bahagia itu melelahkan.
Bahagia.
Padahal, berpura-pura bahagia itu melelahkan.
Pada akhirnya, seseorang yang mengetahui kesedihanmu tiap malam sebelum tidur hanya dirimu sendiri. Sangat mudah menipu orang lain dengan senyuman yang terpasang 24/7, namun bukankah dadamu terasa semakin sesak dengan kebohongan itu?
It’s okay to not be okay!
Take care of yourself, stay strong.
See you, next time!
Komentar